FACTORS RELATED TO JKN PARTICIPATION IN CITARINGGUL VILLAGE

  • Yudha Asy'ari University of Indonesia
  • Diah Rohmatullailah
  • Dwi Agustina
  • Fariz Rahmansyah
  • Nadia Trisna K
  • Rifa Fauziyyah
  • Syarif Rahman Hasibuan
  • Ulfi Hida Zainita
  • Novia Anasta
  • Rinka Citra Awinda
  • Budi Hartono
Keywords: JKN, JKN Program Education, JKN Participation

Abstract

Masalah kesehatan perlu digali dengan analisis situasi, kemudian diselesaikan berdasarkan prioritasnya. Kepesertaan JKN di Desa Citaringgul masih rendah yakni 41,7%. Perlu dilakukan intervensi untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Citaringgul mengenai program JKN. Studi ini bertujuan mengetahui gambaran geografi Desa Citaringgul, melakukan studi pendahuluan serta intervensi. Studi pendahuluan mengenai faktor yang berhubungan dengan kepesertaan JKN dilakukan dengan pengisian kuesioner secara langsung dan jumlah sampel 30 warga. Intervensi edukasi program JKN dilakukan kepada 13 kader Desa Citaringgul. Desa Citaringgul memiliki jumlah penduduk 8.691 jiwa. Studi pendahuluan menunjukkan adanya hubungan faktor pengetahuan dan faktor pelayanan kesehatan dengan keikutsertaan JKN. Namun tidak ada hubungan antara faktor lingkungan dengan keikutsertaan JKN. Intervensi edukasi program menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kader melakukan penyebarluasan materi edukasi kepada warganya. Terdapat hubungan faktor pengetahuan dan faktor pelayanan kesehatan dengan keikutsertaan JKN. Intervensi edukasi program JKN dapat meningkatkan pengetahuan kader dan dilakukan penggalangan komitmen untuk keberlanjutan edukasi kepada warga.

References

Aji B & Devy S.R. (2006). Faktor predisposing, enabling dan reinforcing pada pasien di pengobatan alternatif radiesthesi medik metode Romo H. Loogman di Purworejo Jawa Tengah. The Indonesian Journal of Public Health, 3(2), 3-44.

Atipah. (2016). Faktor yang Berpengaruh terhadap Minat Masyarakat dalam Keikutsertaan Program JAMKESDA di Desa Banjarlor Kecamatan Banjarharjo Kabupaten Brebes. Universitas Negeri Semarang.

Darmayanti, L.D. & Raharjo, B.B. (2020). Keikutsertaan masyarakat dalam jaminan kesehatan nasional mandiri. Higeia Journal of Public Health Research and Development, 4. https://doi.org/https://doi.org/10.15294/higeia.v4iSpecial%204.38011

Elsam. (2014). Kesehatan Sebagai Hak Asasi Manusia. https://referensi.elsam.or.id/wp-content/uploads/2014/12/KESEHATAN-SEBAGAI-HAK-ASASI-MANUSIA.pdf

Gerungan, W.A. (2004). Psikologi Sosial. Bandung: PT. Refika Aditama.

Green, L.W., Kreuter, M.W., & Green, L.W.H. (2005). Health Program Planning: An Educational and Ecological Approach (4th ed). New York : McGraw-Hill. http://bvbr.bib-bvb.de:8991/F?func=service&doc_library=BVB01&doc_number=013309275&line_number=0001&func_code=DB_RECORDS&service_type=MEDIA

Irawan, B., & Ainy, A. (2018). Analisis faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan pada peserta jaminan kesehatan nasional di wilayah kerja Puskesmas Payakabung, Kabupaten Ogan Ilir. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 9(3), 189–197. https://doi.org/10.26553/jikm.2018.9.3.189-197

Kurniawati, W., & Rachmayanti, R. D. (2018). Identifikasi penyebab rendahnya kepesertaan JKN pada pekerja sektor informal di kawasan pedesaan. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 6(1), 33. https://doi.org/10.20473/jaki.v6i1.2018.33-39

Kusumaningrum, A., & Azinar, M. (2018). Kepesertaan masyarakat dalam jaminan kesehatan nasional secara mandiri. Higeia Journal of Public Health Research and Development, 2.

Laturrakhmi, Y. F., Swastikawara, S., & Wardasari, N. (2019). Analisis perilaku masyarakat pedesaan terhadap asuransi kesehatan nasional dalam perspektif komunikasi kesehatan. Komuniti: Jurnal Komunikasi Dan Teknologi Informasi, 11.

Nadiyah, H., Subirman, & Lusiana, D.S. (2017). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepesertaan program jkn di wilayah kerja Puskesmas Remaja Kota Samarinda. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 6(2), 66-72.

Notoatmodjo, S. (2010). Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nyoman. (2018). Hubungan Sikap dan Sosialisasi dengan Pemanfaatan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Mandiri di Wilayah Kerja Ampibabo. Universitas Muhammadiyah Palu.

Pemayun, C.I.M., Januraga, P.P. & Sudewi, N.M.A.S.R. (2016). Faktor predisposisi kepala keluarga dengan KTP Bali untuk mengikuti program JKN mandiri kelas iii: studi kualitatif di wilayah kerja Puskesmas I Denpasar Utara. Public Health and Preventive Medicine Archive (PHPMA), 4(1), 48-53.

Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan (p. 39). (2013). http://www.jkn.kemkes.go.id/attachment/unduhan/Perpres No. 12 Th 2013 ttg Jaminan Kesehatan.pdf

Pohan, L. W. (2018). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Keikutsertaan Masyarkat dalam Kepesertaan BPJS Mandiri di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Pinang. Universitas Sumatera Utara.

Purwaningsih, S.B. (2016). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Keikutsertaan Masyarakat dalam Jaminan Kesehatan Nasional di Desa Tegalsari Kabupaten Ponorogo. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Rhoza, N. (2016). Faktor-faktor yang berhubungan dengan pengambilan keputusan dalam kepesertaan jaminan kesehatan nasional (JKN) di Kecamatan Babakan Ciparay Kota Bandung Tahun 2016. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 8(2): 83.

Rumengan, D.S.S., Umboh, J.M.L., & Kandou, G.D. (2015). Faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan pada peserta BPJS Kesehatan di Puskesmas Paniki Bawah Kecamatan Mapanget Kota Manado. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Unsrat, 5(2).

Sastradimulya, F., Nurhayati, E., & Susanti, Y. (2015). Hubungan tingkat pengetahuan pasien tentang jaminan kesehatan nasional dengan status kepesertaan BPJS. SPeSIA 2015, 1.

Sugihartono, Fathiyah, K.N., Harahap, F., et al. (2007). Psikologi Pendidikan. Yogyakarta: UNY Press.

Suhardi, Shaluhiyah, Z., & Patriajati, S. (2014). Analisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kemauan masyarakat menjadi peserta JPKM mandiri di wilayah Kota Salatiga. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia; Volume 9, No. 1, Januari 2014. https://doi.org/10.14710/jpki.9.1.90-103

Tiaraningrum, R. (2014). Studi Deskriptif Motivasi dan Personal Reference Peserta JKN Mandiri pada Wilayah Tertinggi di Kelurahan Mojosongo Kota Surakarta. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan. (2009).

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2004 Tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional. (2004).

Widhiastuti, I.A.P. (2015). Hubungan Faktor Sosiodemografi, Persepsi, dan Sosialisasi dengan Kepesertaan Pasien Rawat Jalan dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional secara Mandiri di Puskesmas I Denpasar Timur. Universitas Udayana Bali.

Published
2022-04-26
How to Cite
Asy’ari, Y., Rohmatullailah, D., Agustina, D., Rahmansyah, F., Trisna K, N., Fauziyyah, R., Rahman Hasibuan, S., Hida Zainita, U., Anasta, N., Citra Awinda, R., & Hartono, B. (2022). FACTORS RELATED TO JKN PARTICIPATION IN CITARINGGUL VILLAGE. Jurnal Fisioterapi Dan Kesehatan Indonesia, 2(1), 125-134. https://doi.org/10.59946/jfki.2022.69