PENINGKATAN KESADARAN MASYARAKAT TERHADAP PENTINGNYA PENCEGAHAN DINI STROKE

  • Abdurahman Berbudi B L
  • Mohammad Ali
  • Fadiya Yasmin Robbani
  • Irsyad Hanafi
  • Mohammad Rizky Anugrah
  • Nabila Vinca Ansari
  • Salsabila Putri Wijaya
Keywords: Physiotherapy, Stroke, Community

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO), Stroke adalah suatu keadaan dimana ditemukan tanda klinis yang berkembang cepat berupa defisit neurologik fokal dan global yang dapat memberat dan berlangsung lama selama 24 jam atau lebih dan dapat menyebabkan kematian, tanpa adanya penyebab lain yang jelas selain vaskuler. Stroke merupakan penyakit kematian kedua dan penyebab disabilitas ketiga di dunia. Menurut Data World Stroke Organization bahwa setiap tahunnya ada 13,7 kasus baru stroke dan sekitar 5,5 juta kematian akibat penyakit stroke. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas 2018) prevalensi hipertensi di Indonesia sebesar 34,1% mengalami peningkatan dibandingkan prevalensi hipertensi pada Riskesdas Tahun 2013 sebesar 25,8%. Sementara itu, kasus stroke meningkat 12,1% pada tahun 2020 menjadi 14,9% pada tahun 2021. Dalam kasus ini, fisioterapi mempunyai peran dalam proses penyembuhan kapasitas fisik dan kemampuan fungsional. Dengan adanya kegiatan komunitas ini, kami sebagai Mahasiswa Fisioterapi Poltekkes Kemenkes Jakarta III berharap dapat menambah pengetahuan masyarakat terkait dengan apa itu stroke, faktor risiko dari stroke, tanda dan gejala stroke, cara mencegah stroke, serta edukasi untuk keluarga. Adapun daerah yang kami jadikan sebagai lahan untuk komunitas ini, yaitu Klinik KPKM Reni Jaya, Pamulang dengan dasar karena di lahan tersebut kesadaran masyarakat akan pengetahuan terkait dengan stroke masih cukup rendah atau masih membutuhkan pengetahuan yang lebih. Kegiatan berbasis masyarakat ini, dilaksanakan pada tanggal 17 Februari 2023. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan terkait stroke, pengisian form faktor risiko, pemeriksaan kesehatan umum seperti pemeriksaan tekanan darah, kolesterol, dan gula darah. Hasil dari kegiatan ini terdapat peningkatan pengetahuan pada responden khususnya di komponen faktor risiko dimana pada pre-test sebesar 31,0% menjadi 72,4% yang menjawab benar. Ini menunjukkan bahwa penyuluhan yang telah kami berikan membantu masyarakat dalam peningkatan pengetahuan mengenai stroke sehingga diharapkan masyarakat terutama responden dapat mencegah diri dari serangan stroke dan risiko terkena stroke.

References

Jang, S., Kang, Y., & Yang, S. (2018). Awareness, knowledge, and attitude toward stroke among community residents in Korea. Neurology Asia, 23(3), 203-209.
Kim, H., Kim, H., & Jeon, H. (2019). Effectiveness of a Stroke Educational Program on Knowledge, Attitude, and Behavior. Journal of Korean Academy of Nursing, 49(1), 93-102.
Lee, Y., Lim, H., & Kim, S. (2021). Effect of Communication Quality between Healthcare Providers and Stroke Patients on Awareness of Stroke Risk Factors and Health Behaviors. Journal of Korean Academy of Fundamentals of Nursing, 28(2), 173-182.
World Health Organization. (2021). Stroke. Diakses dari https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/stroke pada 8 Juni 2023.
National Stroke Association. (2021). Stroke Prevention. Diakses dari https://www.stroke.org/en/about-stroke/stroke-prevention pada 8 Juni 2023.
Badan Pusat Statistik Kota Tangerang Selatan, (2021). Laporan Kecamatan Pamulang dalam Angka Tahun 2021
Center of Disease Control and Prevention (CDC). 2018. Stroke Signs and Symptoms. Diambil dari:https://www.cdc.gov/stroke/signs_symptoms .htm. Diakses tanggal 23 Maret 2023.
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, (2019.). Pengertian Stroke. Diakses pada link : Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (kemkes.go.id)
Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas).(2018).Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementrian RI
Published
2023-06-13
How to Cite
B L, A. B., Ali, M., Robbani, F., Hanafi, I., Anugrah, M., Ansari, N., & Wijaya, S. (2023). PENINGKATAN KESADARAN MASYARAKAT TERHADAP PENTINGNYA PENCEGAHAN DINI STROKE. Jurnal Pengabdian Masyarakat Fisioterapi Dan Kesehatan Indonesia, 2(01), 65-71. https://doi.org/10.59946/jpmfki.2023.199

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.